ANAK & IBU DIHINA? “GEBUK” AJA PAKAI….

Ketika Rana dinyatakan sebagai Anak Cerebral Palsy, saya pikir saya hanya akan disibukkan dengan urusan tumbuh kembangnya. Dalam arti kontrol rutin ke dokter, melakukan berbagai terapi seperti yang dianjurkan dokter rehabilitasi medis, membangun daya tahan tubuh Rana agar tidak mudah terserang penyakit, menghindari pemicu-pemicu kejang, melatihnya dengan telaten dan sabar agar bisa mengejar ketertinggalan tumbuh …

HARAPAN HIDUP….

Bila otak Rana mengalami kerusakan 70%, akan seperti apa hidupnya? Begitulah pertanyaan yang bekecamuk dalam kepala saya. “Yang sudah rusak tidak bisa dikembalikan untuk menjadi bagus kembali. Tapi masih ada 30% dalam kondisi normal. Yang 30% ini akan menggantikan fungsi-fungsi yang sudah rusak itu.” Kurang lebih seperti itu penjelasan Prof. dr. Taslim S. Soetomenggolo, yang …

Design a site like this with WordPress.com
Get started